Artikel
September 30, 2020 - Posted by

Dunia masih bertarung dengan virus corona. Setiap hari ada saja temuan baru mengenai masalah virus mematikan yang satu ini. Fakta terbaru dari penelitian Covid 19, virus corona mampu bertahan di ludah dan tinja pasien positif.

Selama ini diketahui bahwa penularan utama virus corona berasal dari droplets (percikan liur) yang keluar saat pasien batuk atau bersin. Namun, penelitian terkini berkata bahwa virus corona juga bisa menular lewat tanah maupun air yang terkontaminasi oleh liur ataupun tinja pasien.

Fakultas kedokteran Chinese University of Hong Kong baru-baru ini menguji 339 tinja, dahak, usap nasofaring, saliva dalam tenggorokan, sampel darah, dan urine dari 14 pasien COVID-19 di Hong Kong.

Dari uji coba Penelitian Covid 19 tersebut, para ahli mendapatkan bahwa virus corona ternyata terdeteksi dalam sampel feses dari keseluruhan pasien, terlepas dari seberapa parah gejala yang mereka alami. Profesor Paul Chan Kay-sheung selaku ketua penelitian mengatakan bahwa dahak memang merupakan sampel yang paling baik untuk mendeteksi ada/ tidaknya virus corona di dalam tubuh. Ini karena dahak memiliki viral load yang tinggi.

“Tapi tidak semua kasus virus corona menyebabkan terbentuknya dahak,” ujarnya. Perlu diketahui, penelitian ini menemukan bahwa dahak memiliki viral load 3,2 juta per mililiter. Sedangkan viral load untuk feses dan saliva dalam tenggorokan adalah 12.000 dan 10.000 untuk setiap mililiternya.

Berangkat dari temuan tersebut, Chan mengatakan bahwa orang-orang yang mendapat hasil negatif dari pemeriksaan ludah wajib memerhatikan kebersihan dengan saksama. Karena bisa saja, hasil penelitian tersebut salah.

 

Baca juga: Berbagai Metode Deteksi COVID-19

 

Apakah Virus Corona Bisa Menular dari Tinja?

Faktanya, virus corona bisa menyebar melalui fecal oral. Ini artinya, Anda bisa saja terjangkit coronavirus akibat berkontak dengan benda, makanan, atau minuman yang tekrontaminasi oleh pasien positif COVID-19. Maka dari itu, setiap orang harus berhati-hati akan kebersihan di toilet umum. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya kemungkinan terjangkit virus corona melalui tinja yang berasal dari pasien positif. “Itu karena pasien yang terinfeksi tidak punya pilihan selain menyentuh tombol flush di kloset atau memutar keran sebelum mereka mencuci tangan,” kata Chan, seperti dikuitp dari South Morning China Post. “Pengasuh dan pekerja di toilet harus sangat waspada tentang kebersihan tangan mereka,” sambungnya.

Bagaimana Cara Membersihkan Tinja Pasien Covid 19?

Buat pembersihan tinja pasien positif virus corona, tenaga medis perlu melakukannya dengan saksama. Tinja harus dan wajib dibuang ke dalam toilet dengan sanitasi yang baik.

Jangan sampai hanya mencucinya dengan tisu, lalu dibuang begitu saja. Ini karena tinja bisa tertinggal sehingga virus langsung menyebar, entah karena tisu tersebut jatuh, tersentuh tangan, atau lainnya. Jelas sudah bahwa tinja bisa menjadi media penularan virus corona. Karenanya, tetap waspada dan jangan biarkan virus ini diam-diam menggerogoti tubuh Anda.

Our Location

HEAD QUARTERS - JAKARTA

  • Kebon Jeruk Business Park Blok F2-9, Jl. Raya Meruya Ilir No.88, Meruya Utara, Jakarta Barat - 11620

CIKARANG OFFICE

  • CBD Jababeka Blok A-8 Jl. Niaga Raya Kav. AA3, Jababeka II Pasar Sari

SURABAYA OFFICE

  • Gedung Bumi Mandiri Tower I, Lantai 4/410 Jl. Basuki Rahmat 129-137, Surabaya 60271

MEDAN OFFICE

  • Regus Forum Nine, 9th Floor Jl. Imam Bonjol No 9, Medan 20112

Get In Touch with Us

  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.