Artikel
Agustus 5, 2021 - Posted by

Penggunaan obat terlarang telah menjadi krisis kesehatan masyarakat yang perlu diperhatikan. Menurut CDC, lebih dari 190 orang meninggal setiap hari di Amerika Serikat akibat overdosis obat, dengan dua pertiga dari kematian tersebut melibatkan resep penghilang rasa sakit, opioid ilegal, dan obat terlarang jenis baru.

Jumlah obat yang biasanya disalahgunakan telah meningkat baik dalam hal variasi atau kelas obat serta peningkatan jumlah analog atau isomer yang berdekatan. Peningkatan secara signifikan, dalam penyalahgunaan dan overdosis obat kemungkinan berasal dari berbagai jenis obat terlarang, sehingga laboratorium toksikologi forensik perlu melakukan cara analisis obat yang cepat dan handal.

Melakukan analisis sebagian besar obat terlarang menjadi tantangan untuk laboratorium analitik. Ahli toksikologi forensik secara rutin menyaring berbagai macam obat dalam matriks biologis yang memerlukan preparasi sampel untuk meminimalkan gangguan sinyal.

Obat terlarang yang berpotensi tinggi seperti fentanil umumnya muncul dalam konsentrasi yang sangat rendah sehingga memerlukan kuantisasi secara optimal. Terdapat beberapa isomer dari obat tersebut sehingga memerlukan metode pemisahan yang lebih baik untuk membedakannya.

Mengidentifikasi dan mengukur begitu banyak obat mungkin memerlukan waktu dan berbagai metode. Tantangan besar lain, yang perlu dihadapi laboratorium uji penyalahgunaan obat-obatan di matriks biologis adalah menganalisis ratusan sampel setiap hari.

Disamping itu, perlu menganalisis seluruh zat yang dikendalikan secara hukum, sekaligus mengidentifikasi dan mengukur senyawa baru yang muncul dipasaran. Kemudian permintaan tipikal, seperti pengurangan biaya analisis sampel, pengembangan metode akurat, dapat dipercaya, sensitif untuk semua jenis molekul, sertamencapai sensitifitas dan kekuatan yang diinginkan.

Hal tersebut, menimbulkan tantangan baru untuk laboratorium analitik dalam pengembangan metode kuantitasi. Selanjutnya, metode analisis yang berfokus dalam analisis penyaringan penyalahgunaan obat-obatan biasanya dilakukan dengan spektometri resolusi tinggi dan massa yang akurat (HRAM).

Dalam beberapa tahun terakhir, beberapa teknologi kuantitasi telah dikembangkan dan digunakan untuk pengukur kadar obat terlarang dalam matriks biologis  (urin, plasma, cairan oral, dll). Salah satu, teknologi yang dapat digunakan adalah kromatografi cair (LC) yang digabungkan dengan spektrometri massa (MS).

Teknologi ini, dikenal cukup luas karena peningkatan selektivitas, spesifisitas, ketahanan, dan sensitivitasnya. Analisis kelayakan dalam metode tersebut, pengukuran dengan keterulangan yang tinggi dari 53 obat terlarang dan metabolit dalam toksikologi forensik dengan mengurangi tahapan preparasi sampel yang memakan waktu dan analisis menggunakan UHPLC-MS/MS dengan waktu dua menit per sampel.

Chromatograms Analisis Obat terlarang

Pada gambar di atas, lebih dari 53 obat dan metabolitnya dapat dianalisis. Pun, dikuantifikasi dengan satu metode LC-MS / MS hanya dengan waktu kurang dari 1,4 menit. Metode  ini, memiliki produktivitas yang ditinggi dan mampu mengatasi masalah dalam analisis pada analisis obat terlarang pada matiks biologis seperti urin.

Akan tetapi, data yang dihasilkan menjadi lebih kompleks dan perlu diolah lebih lanjut karena terdapat beberapa tumpang tindih dari bebera analit dalam satu waktu (Run Time). Hal ini menyebabkan, pemisahan antar isomer dari berbagai analit menjadi lebih sulit. 

Instrumen TSQ Quantis memiliki selektivitas dan kecepatan yang lebih tinggi sehingga mampu menangani kesulitan dalam analisis secara lebih cepat sehingga akan jauh lebih mudah dalam menghadapi tantangan yang ada. Analisis kuantitasi dengan triple quadrupole dilakukan untuk mendapatkan sensitivitas yang tinggi.

LCMS/MS TSQ Quantis merupakan jenis triple quadrupole  kelas menengah yang mampu mengatasi tumpang tindih pada analisis dengan matriks yang kompleks seperti urin. Berikut contoh injeksi senyawa buprenorfin yang terbaca dari sampel urin yang diencerkan dan diinjeksi sebanyak 2 µL.Reproducibility Obat Terlarang

Untuk informasi lebih lanjut mengenai application note sila baca di sini

Our Location

HEAD QUARTERS - JAKARTA

  • Kebon Jeruk Business Park Blok F2-9, Jl. Raya Meruya Ilir No.88, Meruya Utara, Jakarta Barat - 11620

CIKARANG OFFICE

  • CBD Jababeka Blok A-8 Jl. Niaga Raya Kav. AA3, Jababeka II Pasar Sari

SURABAYA OFFICE

  • Gedung Bumi Mandiri Tower I, Lantai 4/410 Jl. Basuki Rahmat 129-137, Surabaya 60271

MEDAN OFFICE

  • Regus Forum Nine, 9th Floor Jl. Imam Bonjol No 9, Medan 20112

Get In Touch with Us

  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.