Artikel
Maret 20, 2021 - Posted by

Coronavirus disease (COVID-19) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh novel severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2). Penyakit ini, pertama kali ditemukan di provinsi Wuhan, China dan sekarang menginfeksi lebih dari 200 negara diseluruh dunia dan dideklarasikan sebagai pendemi. Cepatnya penyebaran dan penularan virus ini tidak terlepas dari kemampuan virus untuk berevolusi yang disebabkan oleh terjadinya mutasi dari materi genetik virus ini. Dengan demikian, mutasi virus Corona telah menjadi topik hangat di telinga publik maupun peneliti.

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2)

Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2) merupakan anggota dari family coronaviridae, genus betacoronavirus yang memiliki rantai genom RNA positif dengan ukuran 26-32 kb.  Genom sars-cov-2 memiliki 6 ORF utama yaitu daerah yang mengkode enzim replikasi (ORF 1a dan 1b), gen E (envelope protein), gen M (Membran protein), S gene (Spike protein) dan gen N (nukleokapsid protein) (Wang et al., 2020). Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai struktur virus ini dapat dilihat pada artikel berikut (https://genecraftlabs.com/id/reagen-pcr-untuk-deteksi-covid-19/). Berikut adalah gambar struktur dari virus SARS-CoV-2 (Lee et al., 2020).

 

Sturktur Virus SARS-CoV-2 (Lee et al., 2020)Gambar Sturktur Virus SARS-CoV-2 (Lee et al., 2020)

Mutasi Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2)

Sejak pertama kali virus ini ditemukan, penelitian menunjukkan bahwa virus ini telah mengalami beberapa mutasi. Menurut para ahli mikrobiologi dan patologi virus dapat bermutasi secara konstan. Hal ini terutama berlaku untuk virus yang materi genetiknya adalah RNA, seperti pada virus corona dan influenza. Rekombinasi pada corona virus sangat tinggi. Hal ini disebabkan oleh terjadinya kesalahan pada saat transkripsi dan pembentukan RNA Dependent RNA Polymerase (RdRP). Kesalahan pada saat transkripsi ini dapat terjadi karena adanya mutasi yang terjadi pada materi genetik virus ini. Mutasi adalah perubahan materi genetik (gen) yang diturunkan kepada keturunannya. Karena tingginya tingkat mutasi dari virus ini sehingga menyebabkan virus ini pathogen zoonotik yang menandakan bahwa virus ini dapat menginfeksis hewan dan berpindah ke manusia (Sahin et al., 2020).

 

Ilustrasi mutasi pada corona virusIlustrasi mutasi pada corona virus 

 

Dikutip dari CGTN News, perubahan susunan genom pada corona virus dihasilkan dari rekombinasi, perubahan gen, gen insertion atau deletion. Sejauh ini para peneliti telah mencatat dua rangkaian mutasi berbeda pada corona virus yang menyebabkan penyakit covid-19, yaitu penghapusan H69/V70. Kemudian mutasi D614G yang memberikan efek pada spike proteins, dimana spike protein berfungsi untuk membantu virus berikatan dengan sel inang dan kemudian menginfeksinya. Mutasi virus D614G ini memiliki kemampuan menginfeksi lebih cepat dibandingkan dengan varian terdahulu. Mutasi D614G ini pertama kali ditemukan di wilayah Eropa. Pada September, ditemukan juga varian corona virus yang disebut 20A.EU1 atau yang lebih sering disebut sebagai “Spanish Variant”. Varian ini mengalami mutasi pada protein yang disebut A222V. Mutasi ini tidak diketahui apakah dapat meningkatkan kemampuan virus dalam menginfeksi inang.

 

Akhir tahun 2020 terdapat tiga varian yang diidentifikasi mungkin menyebabkan SARS-CoV-2 lebih mudah menyebar atau mungkin juga dapat lebih mematikan. Tiga varian ini dideskripsikan berdasarkan jumlah nama, yaitu (Ryan, 2021):

  • B.1.1.7 pertama dideteksi di England pada 2020 dan sekarang sudah teridentifikasi dibeberapa negara termasuk Amerika
  • B.1.351 pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan dan sekarang ditemukan lebih dari 20 negara. Pada 28 Januari 2021, varian ini juga sudah ditemukan di Amerika
  • P.1 terdeteksi di Manaus, di Brazilian State of Amazonas dan juga ditemukan di Italia, Korea Selatan dan Amerika.

 

Pada 18 Desember 2020, pemerintah Afrika Selatan mengumumkan mendeteksi adanya varian baru SARS-CoV-2 yang dengan cepat menyebar di tiga provinsi Afrika Selatan. Varian virus ini diberi nama 501Y.V2, karena terjadi mutasi pada 501Y. Otoritas kesehatan wilayah Afrika Selatan menyebutkan bahwa terjadi peningkatan penyebaran yang diakibatkan oleh varian baru ini (WHO, 2020). Selain dari beberapa varian ini penelitian memperkirakan telah terjadi lebih dari 25 mutasi corona virus selama virus ini menyebar (Swarna, 2020). 

 

Banyaknya ditemukan varian baru dari corona virus ini diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat sehingga masyarakat menjadi lebih berhati-hati. Untuk mengcegah penularan dan infeksi dari virus ini kita dapat melakukan usaha yang telah dianjurkan pemerintah dan WHO yaitu dengan cara selalu menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker minimal 3 ply, makan makanan bergizi, minum vitamin dan berolahraga.

 

Reference

Lee, C.Y.-P., Lin, R.T.P., Renia, L., Ng, L.F.P., 2020. Serological Approaches for COVID-19: Epidemiologic Perspective on Surveillance and Control. Fronties in Immunology 11, 1-7.

Ryan, J., 2021. Should coronavirus variants and mutations worry you? Everything we know. Diakses https://www.cnet.com/how-to/should-coronavirus-variants-and-mutations-worry-you-everything-we-know/

Sahin, A.R., Erdogan, A., Agaoglu, P.M., Dineri, Y., Cakirci, A.Y., Senel, M.E., Okyay, R.A., Tasdogan4, A.M., 2020. 2019 Novel Coronavirus (COVID-19) Outbreak: A Review of the Current Literature. Eurasian Journal of Medicine and Oncology 4, 1-7.

Swarna, A., 2020. Mini Review – New emerging COVID Strain. Journal of Intensive and Critical Care 6, 1-2.

WHO, 2020. SARS-CoV-2 Variants. 

Our Location

HEAD QUARTERS - JAKARTA

  • Kebon Jeruk Business Park Blok F2-9, Jl. Raya Meruya Ilir No.88, Meruya Utara, Jakarta Barat - 11620

CIKARANG OFFICE

  • CBD Jababeka Blok A-8 Jl. Niaga Raya Kav. AA3, Jababeka II Pasar Sari

SURABAYA OFFICE

  • Gedung Bumi Mandiri Tower I, Lantai 4/410 Jl. Basuki Rahmat 129-137, Surabaya 60271

MEDAN OFFICE

  • Regus Forum Nine, 9th Floor Jl. Imam Bonjol No 9, Medan 20112

Get In Touch with Us

  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.