Artikel
Mei 17, 2022 - Posted by

Inovasi minuman keras halal kembali ramai diperbincangkan masyarakat setelah munculnya soju halal. Sebenarnya, produk minuman keras halal bukanlah hal baru. Sebelum soju halal, sudah ada produk wine halal yang diperkenalkan di Indonesia pada November 2016. Wine berlabel Espora Zero Alcohol awalnya diproduksi untuk memenuhi permintaan pasar di Dubai, Uni Emirat Arab. Kemudian, merambah ke Asia Tenggara, seperti Singapura dan Malaysia.

Sedangkan, soju halal buatan Indonesia diproduksi karena penciptanya terinspirasi dari drama Korea Selatan. Keingintahuan para penggemar drama Korea Selatan yang muslim untuk mencoba soju, dijadikan peluang bisnis bagi produsen soju halal. Minuman keras halal tersebut dibuat bukan dari hasil fermentasi seperti soju asli Korea. Melainkan dari sparkling water dan perisa buah-buahan. Selain itu, ditambahkan bahan-bahan alami dan halal lainnya agar menimbulkan rasa hangat saat diminum.

Lantas, apakah minuman keras halal tergolong halal? Bagaimana cara mengetahui kandungan alkohol dalam minuman?

Simak penjelasan di bawah ini.

 

Bagaimana Kehalalan Minuman Keras Halal?

Baik produsen soju halal maupun wine halal, mengklaim bahwa bahan yang mereka gunakan tidak mengandung zat non halal. Selain itu, proses pembuatannya juga tidak difermentasi. Sehingga, alkohol tidak terbentuk. Namun, tidak sedikit masyarakat Indonesia yang mempertanyakan kehalalan produk tersebut. Sebab, keduanya belum bersertifikat halal.

Status halal atau tidaknya minuman dalam Islam, tercantum pada Hadits Riwayat Muslim serta Abu Dawud dan At-Tirmidzi. Hadits Riwayat Muslim menyatakan bahwa “Setiap yang memabukkan adalah khamar, dan setiap yang muskir adalah haram.” Selaras dengan itu, Hadits Riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi menyebutkan bahwa “Sesuatu (minuman) yang banyaknya dapat memabukkan, maka sedikitnya pun haram.”

Menanggapi isu produk minuman keras halal, Komisi Fatwa MUI (Majelis Ulama Indonesia) menyatakan bahwa produk yang menyerupai minuman beralkohol baik dari segi warna, rasa, aroma, dan kemasan, tidak akan diproses sertifikasi halalnya. Walaupun, secara bahan komposisi serta proses produksi tidak ada masalah dalam aspek kehalalan. Pernyataan ini didasarkan pada Surat Keputusan Direktur LPPOM MUI Nomor 46 Tahun 2014 tentang Ketentuan Penulisan Nama Produk dan Bentuk Produk.

Penentuan Eksistensi Alkohol dalam Minuman

Meskipun soju halal dan wine halal, mengklaim produknya tidak melalui proses fermentasi, namun pengujian tetap diperlukan untuk memastikan komposisi bahan. Pengujian juga berfungsi untuk pelabelan komposisi bahan. Analisis minuman keras halal dilakukan dengan melihat kandungan ethanol dalam minuman. Ethanol merupakan zat atau produk sampingan dari proses fermentasi. Beberapa metode, seperti non-kromatografi (enzymatic assays, teknik distilasi yang diikuti oleh densitometer) dan GC-FID dapat dipakai untuk analisis ethanol. Akan tetapi, metode-metode tersebut memiliki kelemahan. Misalnya, preparasi sampel dilakukan dengan proses destilasi yang membutuhkan waktu ± 1 jam. Selain itu, sampel yang diteliti terbatas hanya sampel cairan serta membutuhkan tenaga yang banyak.

Karenanya, metode analisis static headspace GC-MS lebih efektif dalam mengurangi kelemahan metode di atas. Headspace GC-MS dapat digunakan untuk analisis sampel cair atau padat, seperti es krim, saus, bubuk, dan lain-lain. Selaras dengan itu, tidak membutuhkan proses distilasi untuk preparasi sampel. Prinsip kerja static headspace didasarkan pada partisi analit antara sampel dan uap headspace dalam vial tertutup. Koefisien partisi, konstan dan proporsionalitas dengan konsentrasi analit disampel dalam kondisi kesetimbangan,.

Berdasarkan jurnal Sours dan Bezabeh, metode GC-MS terbukti cocok menjadi pengganti metode distilasi/densitometer. Metode tersebut juga mampu meningkatkan throughput dan sensitivitas untuk analisis minuman keras halal. Yuk baca artikel selanjutnya mengenai pengujian halal dalam makanan, sila klik di sini.

 

Reference:

Sours, Ryan E. 2021. A Static Headspace GC-MS Method for the Determination of Ethanol in Solid or Semi-solid Consumer Goods. Food Analytical Methods.

Rahayu, Kun M. 2021. Benarkah..?? Terjamin Halal, Wine Tanpa Alkohol. Halal Center Universitas Al-Azhar Indonesia.

Afrilian, D. 2021. Minuman Bir Tanpa Alkohol, Halal atau Haram?. DetikFood.

Our Location

HEAD QUARTERS - JAKARTA

  • Kebon Jeruk Business Park Blok F2-9, Jl. Raya Meruya Ilir No.88, Meruya Utara, Jakarta Barat - 11620

CIKARANG OFFICE

  • CBD Jababeka Blok A-8 Jl. Niaga Raya Kav. AA3, Jababeka II Pasar Sari

SURABAYA OFFICE

  • Japfa Indoland Center, Japfa Tower II Lt. 8/810 Jl. Panglima Sudirman No. 66-68, Surabaya 60271

MEDAN OFFICE

  • Regus Forum Nine, 9th Floor Jl. Imam Bonjol No 9, Medan 20112

Get In Touch with Us

  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.