Artikel
Januari 7, 2022 - Posted by

Perlengkapan laboratorium kerap kali memiliki bentuk serupa, seperti fume hood, biological safety cabinet, dan pcr hood.  Meskipun demikian, ketiga alat tadi memiliki fungsi yang berbeda. Berikut perbedaan antara tiga alat di atas.

Apa itu fume hood?

Fume hood atau lemari asam ialah perangkat yang digunakan untuk menjaga suhu udara tetap stabil dan melindungi bahan ataupun larutan kimia  dengan tingkat keasaman tinggi. Umumnya, lemari asam digunakan untuk memindahkan bahan kimia yang mengandung asam ke wadah dengan tingkat bahaya yang dapat diminimalisasi.

Cara minimalisasi yang dilakukan, yakni melalui proses penguapan. Tidak hanya itu, lemari asam berfungsi untuk menyimpan bahan kimia berupa larutan maupun cairan.

Penggunaan fume hood di laboratorium sangat diperlukan karena, kerap kali bahan kimia dengan kandungan asam memiliki tingkat bahaya tinggi. Bahkan, dapat menyebabkan ledakan saat bereaksi.

Bagian dan jenis lemari asam

Fume hood terdiri atas dua jenis, yaitu ductless dan ducting. Prinsip kerja dari kedua jenis ini, adalah sama yang mana udara dihisap pada bagian depan lemari dikeluarkan lewat blower ke bahan penyaring.

Bagian penting lainnya pada lemari asam, misalnya lampu penerangan (lampu fluorescent). Di sisi lain, kian majunya teknologi mengakibatkan lemari asam memiliki perubahan bentuk, namun pada bagian depan tetap menggunakan kaca khusus.

Perbedaan antara BSC, Fume Hood, dan PCR Hood

Tidak hanya memiliki perbedaan fungsi, tetapi Fume hood, PCR hood, dan BSC memiliki fitur yang berbeda. Di bawah ini, pemaparan mengenai perbedaan antara ketiga alat tersebut.

  1. Biological Safety Cabinet adalah area kerja laboratorium yang dirancang dengan ventilasi udara untuk keamanan laboran untuk terhindar adanya kontaminasi  atau penyebaran virus atau bakteri secara patogen. Secara sekilas BSC mirip dengan fume hood.
  2. Fume hood atau lemari asam tidak memiliki HEPA filter atau penyaring udara. Lalu, tidak memiliki kelas-kelas yang diterapkan pada BSC.  Hal ini dikarenakan, tingkatan pada Biosafety Cabinet disesuaikan dengan kelas keamanan laboratorium itu sendiri.
  3. Selaras dengan itu, adapun PCR hood yang kerap serupa dengan lemari asam. PCR hood sendiri, merupakan safety cabinet  yang digunakan untuk menyediakan lingkungan steril saat melakukan amplifikasi DNA/RNA sehingga dapat melindungi sampel dari kontaminasi silang. Jika, di dalam BSC terdapat lampu fluorescent sedangkan pada PCR hood memiliki lampu UV yang digunakan untuk sterilisasi.

 

Walaupun demikian, ketiga perangkat laboratorium tadi sangat diperlukan di dalam laboratorium untuk menjalankan tiap kebutuhan pengerjaan. Untuk itu, perlengkapan yang dipilih perlu disesuaikan. Sila hubungi kami di sales@genecraftlabs.com. Tim kami akan membantu Anda menemukan perangkat yang tepat untuk laboratorium Anda.

 

 

 

 

Our Location

HEAD QUARTERS - JAKARTA

  • Kebon Jeruk Business Park Blok F2-9, Jl. Raya Meruya Ilir No.88, Meruya Utara, Jakarta Barat - 11620

CIKARANG OFFICE

  • CBD Jababeka Blok A-8 Jl. Niaga Raya Kav. AA3, Jababeka II Pasar Sari

SURABAYA OFFICE

  • Japfa Indoland Center, Japfa Tower II Lt. 8/810 Jl. Panglima Sudirman No. 66-68, Surabaya 60271

MEDAN OFFICE

  • Regus Forum Nine, 9th Floor Jl. Imam Bonjol No 9, Medan 20112

Get In Touch with Us

  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.