Artikel
Februari 21, 2022 - Posted by

Senyawa hesperidin terkandung di dalam buah-buahan sitrus. Selaras dengan itu, jeruk merupakan buah sitrus yang paling populer di Indonesia karena praktis, murah, dan manis. Buah ini wajib ada di setiap acara seperti, rapat perusahaan, resepsi pernikahan, arisan, dan lain-lain. Tapi, setiap memakan jeruk, pasti kita membuang kulitnya. Kita menganggap bahwa kulit hanyalah sampah dan rasanya pun pahit, tidak enak untuk dimakan.

Padahal, kulit jeruk merupakan bagian dari jeruk yang paling banyak khasiatnya. Sebab, kulit jeruk mengandung hesperidin yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Lantas, apa saja manfaatnya? Bagaimana mengekstraksi hesperidin di dalam kulit jeruk? Simak penjelasan di bawah ini.

 

Manfaat Kulit Jeruk

Hesperidin merupakan senyawa bioflavonoid polifenol yang memiliki manfaat sebagai antioksidan, antivirus, antihistamin, dan anti-inflamasi. Karena manfaat itulah, perusahaan farmasi mengekstraksi hesperidin dalam kulit jeruk untuk diolah menjadi suplemen makanan dan obat-obatan.

Para peneliti pun percaya bahwa senyawa tersebut mampu mencegah virus Covid-19 memasuki sel inang. Sebab, hesperidin memiliki sifat antivirus dan imunomodulator (meningkatkan imunitas). Selain Covid-19, ada beberapa penyakit yang bisa diredakan efeknya melalui konsumsi hesperidin, antara lain:

  1. Insufisiensi Vena Kronis

Penyakit ini biasanya dikenal sebagai varises. Varises adalah kondisi di mana dinding dan katup di vena gagal bekerja. Akibatnya, darah tidak bisa kembali ke jantung dan terjadilah penumpukan di kaki. Penyakit ini tidak hanya terjadi pada kaki, tapi juga di bagian manapun tubuh Anda, seperti kerongkongan, hati, lambung, bahkan kantung kemaluan.

Kondisi insufisiensi vena kronis menimbulkan tampilan seperti urat yang menonjol pada permukaan kulit. Campuran hesperidin, vitamin C, dan ekstrak Ruscus aculeatus mampu memperbaiki gejala insufisiensi vena kronis. Ini dibuktikan dalam meta-analisis dari 25 studi dengan 10.000 orang koresponden.

  1. Ambeien

Ambeien mirip dengan varises, tapi pembengkakan pembuluh darahnya terjadi di sekitar anus dan rektum atau saluran yang menghubungkan usus besar dengan anus. Tahun 2015, sebuah studi mempublikasikan bahwa suplemen yang mengandung kombinasi bioflavonoid (hesperidin, diosmin dan troxerutin) dapat membantu pengobatan ambeien. Penelitian ini dilakukan kepada 134 orang dengan kondisi akut. Mereka diberikan obat dengan kombinasi hesperidin-diosmin-troxerutin selama 12 hari. Kombinasi tersebut berhasil menurunkan rasa sakit, mengurangi pembekakan, dan pendarahan. 

  1. Mengurangi Inflamasi

Dalam empat uji klinis yang diikuti lebih dari 200 orang, suplementasi dengan hesperidin mampu mengurangi peradangan yang disebabkan oleh kondisi seperti serangan jantung, diabetes tipe 2, dan sindrom metabolik. Selain itu, hesperidin juga mengurangi kadar sitokin inflamasi. Meskipun hasil studi positif, tapi penelitian klinis lebih lanjut diperlukan untuk menetapkan bagaimana dosis penggunaan hesperidin dalam kondisi inflamasi.

  1. Diabetes

Pemberian suplemen dengan kandungan hesperidin dan flavonoid jeruk lainnya (Eriomin) mampu mengurangi gula darah, resistensi insulin, peradangan sistemik, dan stres oksidatif dalam percobaan pada lebih dari 100 orang pra-diabetes. Hesperidin juga dapat membantu mencegah komplikasi diabetes dengan mengurangi kerusakan oksidatif. Tapi, Anda tetap harus berdiskusi terlebih dahulu dengan dokter untuk menentukan apakah senyawa ini dapat membantu kasus Anda.

 

Cara Ekstraksi Hesperidin yang Efisien

Farmakop Republik Rakyat Tiongkok tahun 2010, merekomendasikan dua metode ekstraksi hesperidin dari buah sitrus. Metode pertama dengan ekstraksi Soxhlet menggunakan ligarine dan methanol. Metode ini membutuhkan waktu yang lama dan komsumsi solven yang banyak. Waktu yang dibutuhkan kurang lebih 5 jam dan solven yang dibutuhkan sekitar lebih dari 200 mL untuk setiap sampelnya.

Metode lain yang direkomendasikan adalah metode fase terbalik HPLC atau reversed-phase high performance liquid chromatography. Proses ekstraksi hanya membutuhkan waktu kurang lebih 40 menit, 35 menit untuk ekstraksi dan 4 menit untuk pemisahan. Solven yang dikonsumsi untuk setiap ekstraksi adalah 40 mL. Proses yang cepat tersebut dilakukan menggunakan Dionex ASE 350 Accelerated Solvent Extractor, sistem ekstraksi otomatis yang memakai temperatur dan tekanan tinggi.

Anda bisa membandingkan data proses ekstraksi menggunakan Soxhlet dan ASE 350 pada tabel 1 di bawah. Jika diperhatikan, Dionex ASE 350 lebih efektif dan efisien dibanding Soxhlet.

 

ekstraksi soxhlet vs dionex

Tabel 1. Perbandingan ektrasi menggunakan Soxhlet dan Dionex ASE 350.

 

Gambar 2 menunjukkan kromatogram hesperidin dalam sampel kulit jeruk yang dipisahkan pada kolom Thermo Scientific Acclaim RSLC 120 C18.

kromatogram hesperidin

Gambar 2. Kromatogram hesperidin dalam sampel kulit jeruk dan lemon.

 

Untuk mengetahui detail riset penentuan hesperidin dalam kulit jeruk menggunakan metode tersebut, Anda dapat membacanya di catatan aplikasi ini.

 

Reference:

supplements.selfdecode.com

verywellhealth.com

Our Location

HEAD QUARTERS - JAKARTA

  • Kebon Jeruk Business Park Blok F2-9, Jl. Raya Meruya Ilir No.88, Meruya Utara, Jakarta Barat - 11620

CIKARANG OFFICE

  • CBD Jababeka Blok A-8 Jl. Niaga Raya Kav. AA3, Jababeka II Pasar Sari

SURABAYA OFFICE

  • Japfa Indoland Center, Japfa Tower II Lt. 8/810 Jl. Panglima Sudirman No. 66-68, Surabaya 60271

MEDAN OFFICE

  • Regus Forum Nine, 9th Floor Jl. Imam Bonjol No 9, Medan 20112

Get In Touch with Us

  • This field is for validation purposes and should be left unchanged.